Stop Pemadaman Listrik di Bulan Ramadhan

| Share on Facebook
IMG_20150707_120643
Mashudi (Lonjong), Anggota Komisi B DPRD Kota Pontianak, dari Partai HanuraSuyanto Tanjung Pimpin DPD Hanura Kalbar. Lanjut Baca ... » Pontianak. Dapil Pontianak Utara

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Di bulan Ramadhan, seharusnya masyarakat bisa tenang dalam menjalani ibadah puasa. Namun ketenangan tersebut tidak bisa dirasakan setiap hari oleh masyarakat Pontura. Karena setiap kali menjelang buka puasa hingga terawih, kecamatan pontura selalu mengalami kegelapan alias lampu padam. Masyarakat bingung dengan pelayanan PLN yang sudah terjadi dari taun ke tahun. Sepertinya tidak ada keseriusan dari PLN untuk membenahi pelayanan listrik. Sementara kewajiban untuk membayar tarif listrik tepat waktu selalu dipenuhi oleh masyarakat. Ironi, itulah yang kami lihat saat ini. Antara pelayanan dengan tarif listrik tidak sesuai. Rasa kecewa terhadap pelayanan PLN sebenarnya sudah lama. Kami yakin manajemen PLN tahu akan persoalan ini. Entah kenapa, masih saja tidak ada solusi konkret menyelesaikan persoalan pelayanan listrik.

Dalam kesempatan ini, saya mewakili warga pontianak utara meminta secara tegas kepada PLN agar tidak lagi melakukan pemadaman listrik di sisa bulan Ramadhan ini hingga tiba hari raya idul fitri. Karena kebutuhan masyarakat terhadap listrik meningkat. Ini bisa kita lihat, Di siang hari, banyak warga menggunakan kipas angin dan AC utk melawan panasnya cuaca Pontianak di siang hari. Sementara di malam hari, aktifitas masyarakat sangat tergantung dgn listrik dalam menjalankan ibadah buka puasa dan terawih.

Jika pemadaman listrik masih terjadi, kami akan menuntut PLN untuk diaudit tatakelola keuangan dan tatakelola penggunaan dan pengadaan mesin untuk listrik. Audit ini sangat penting karena dalam pandangan kami, PLN merupakan BUMN yang kaya. kenapa pelayanannya seprti BUMN yang kekurangan dana. (Redaksi)

(dibaca 363 X)