Surat Somasi Assegaf Tak Digubris Warga Penghuni

| Share on Facebook

DSCF1490LENSAKAPUAS, PONTIANAKEdi Kamtono Optimis Menang Satu Putaran. Lanjut Baca ... » Syarif Mahmud Abdurahman Assegaf, pemilik tanah di Jalan Tanjungpura, Gang H. Taha II, Kota Pontianak melalui kuasa hukumnya Rudi Priyanto, S.H. dan Christof H Purba, S.H  menghimbau masyarakat yang menghuni  dan mendiami lokasi tanahnya tersebut untuk segera berkoordinasi dengan pihaknya guna mencari solusi atas persoalan tersebut. “Warga yang berdiam di atas tanah tersebut sebenarnya mempunyai kemampuan dari segi ekonomi, hal ini terlihat dari kepemilikan kendaraan dan rumah di tempat lain, tetapi mereka tidak mau meninggalkan lokasi tanah tersebut karena ada pihak tertentu yang berkepentingan dan memberi harapan,” ujar Christof H Purba saat menggelar konferensi pers di Kartika Hotel, Rabu, 06 November 2013.

Christof mengungkapkan, pihaknya sudah beberapa kali melayangkan somasi dan telah melakukan pemagaran tanah, namun belum ada itikad baik warga untuk mengosongkan tanah milik kliennya. Bahkan, kata dia, ada penghuni yang menyewakan kembali rumah tinggal tersebut kepada pihak lain.

“Secara hukum, tanah tersebut milik Syarif Mahmud Abdurahman Assegaf dengan pengumuman data Fisik dan Yuridis Nomor 10.Kon.MA/2005 tanggal 1 September 2005, serta Peta Bidang Tanah nomor Identifikasi Bidang :14.01.01.02.00600 tanggal 06 April 2004, dan GS Nomor: 276/1984, dan dipertegas lagi dengan Surat Perintah Pengadilan Tata Usah Negara Pontianak yang isinya tidak ada pihak yang mengajukan keberatan ataupun gugatan dengan objek tanah dimaksud, dan Kepala BPN Pusat telah memerintahkan pihak Pertanahan Kota Pontianak untuk memproses konversi dan menerbitkan sertifikat atas nama Syarif Mahmud Abdurahman Assegaf, namun sertifikat belum juga diterbitkan hingga saat ini. Oleh karena itu, muncul pertanyaan mengapa BPN Kota Pontianak belum juga menerbitkan sertifikat tersebut” kata Christof.  (novi)

(dibaca 904 X)