Target PAD Menurun, Jalan Provinsi Masih Rusak Parah

| Share on Facebook
Suryanto Tajung, Anggota DPRD Kalbar Dapil

Suryanto Tanjung, Anggota DPRD Kalbar

Suyanto TanjungSuyanto Tanjung Pimpin DPD Hanura Kalbar. Lanjut Baca ... » : Serapan Anggaran Sudah Maksimal

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Anggota DPRD Kalimantan Barat asal partai HanuraSuyanto Tanjung Pimpin DPD Hanura Kalbar. Lanjut Baca ... » Suyanto Tanjung mengungkapkan, hampir seluruh infrastruktur jalan provinsi rusak. “Masih rusak parah, ditambah lagi kondisi cuaca yang tidak menentu, menyebabkan jalan kita dimana-mana rusak,” ujar Suyanto Tanjung.

Ia selalu menekakkan dan berharap kepada Pemprov ketika menjadi juru bicara Fraksi NKB, bahwa ada titik ruas jalan provinsi yang harus segera diperhatikan. “Dari simpang Medang menuju Serawai,  ini titik berat yang menurut saya yang mesti segera diperhatikan, terlebih menjelang perayaan Natal. Jalan itu sudah putus, kalau tidak segera kita atasi, saya rasa cukup menyulitkan masyarakat kita,” ungkap Politisi asal wilayah Timur Kalbar.

Mengenai serapan APBD, Suyanto menilai sudah cukup baik. “Cuma memang sama- sama kita ketahui, Kalbar masih minim anggaran APBD. Hanya Rp4 triliun koma sekian. Membangun Kalbar yang luasnya 1,5 dari pulau Jawa, apa yang mau kita buat dengan dana sebesar itu. Nah, kalau dana besar saya sangat yakin bahwa Kalbar ini bisa kita bangun, tapi dengan dana yang minim ini pun sudah kita apresiasi,” ucap dia. Serapan anggaran pada tahun 2016, sudah mencapai 90 an %, saya lihat itu sudah sangat maksimal yang sudah di lakukan oleh pemerintah,” sambungnya.

Sementara, untuk APBD Kalbar  Tahun 2017 dengan dana sebesar Rp5 Triliun koma sekian, dikatakan Suyanto, untuk belanja langsung dan belanja tidak langsung. “Semua sudah dipapar kan oleh fraksi-fraksi yang ada di DPRD Provinsi,” sebutnya.

Dilain sisi, lanjut Suyanto Tanjung, yang menjadi titik persoalan adalah  target PAD yang mengalami penurunan. “Target  2017 ini kurang lebih 100 miliar,  tentu ini menjadi persoalan kita dan menjadi pertanyaan kepada dinas terkait. Mengapa PAD kita turun ? Kita juga menyadari bahwa kondisi ekonomi kita tidak terlalu baik, sehingga pendapatan pajak dan lain – lain itu berkurang dan kita akan bersama-sama mensuport, mendukung, dinas terkait supaya kedepannya membentuk panitia kerja, panitia khusus untuk membantu sektor mana saja yang bisa kita peroleh lebih baik lagi kedepan,” tandas Suyanto Tanjung. (Novi)

(dibaca 101 X)