Terjaring Razia, Penghuni Indekost Anggap Biasa

| Share on Facebook

rajia kostLENSAKAPUAS, PONTIANAK – Aparat Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pontianak pada Pukul 02.00, Kamis (19/12/2013) dini hari berhasil menjaring 15 remaja yang tidak mengantongi identitas diri di  4 rumah indekost dan wisma di Pontianak.

Kasat Sabhara Polresta PontianakPolresta Pontianak Gelar Perkara 332 Kasus. Lanjut Baca ... », Kompol Ongky mengatakan bahwa dalam rangka cipta kondisi, mereka  yang terjaring kamis dini hari tidak memiliki identitas( KTP ), dan kepergog berpasangan di dalam kost. “Kita jangan berfikiran negative dulu, karena tindak pidana ringan(Tipiring) tidak semua dapat disidangkan. Itu ada kriteria, sehingga yang dapat digiring ke pengadilan hanya 6 orang saja,’’ ujar Kasat dihubungi melalui telefon sellulernya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat, yang  mempunyai anak remaja  benar-benar memantau dan memperhatikan pergaulan anaknya. “Jangan sampai jam lewat malam anaknya masih berkeliaran di jalanan,” pinta Ongky.

Salah seorang penghuni Indekost di Suprapto Pontianak, Ria yang kabarnya sudah lima kali terjaring razia, saat digelandang tanpa menunjukan rasa penyesalan sama sekali dan mengaku tidak tau kalau ada rekannya yang tidur berduaan di kamarnya.  “Saya tu ndak tau bang,  karena lagi tidur. Pas  terbangun, liat  Tia tidur sama cowok di bawah tempat tidur,’’ gumamnya.  (cece)

(dibaca 699 X)