Thamrin Himbau Konsumsi Air Galon

| Share on Facebook

Rektor UntanLENSAKAPUAS, KUBU RAYA –  Rektor Universitas TanjungPura Pontianak, Prof.Dr Thamrin Usman, DEA menghimbau agar tidak mengkonsumsi air bersih yang mengandung kadar garam tinggi, karena berdampak negatif bagi kesehatan. “Biarlah kita mengeluarkan uang sedikit, asal kita mengkonsumsi air yang terjamin, bersih, higienis dan tidak asin,” kata Thamrin belum lama ini.

Menurut dia, penyebab kondisi air yang demikian bukan sebuah musibah, melainkan karena kebodohan manusa itu sendiri. “Seharusnya semua pihak baik pemerintah daerah,  kampus, cerdik pandai, dan masyarakat harus paham. Jangan kita seperti keledai yang masuk ke lubang yang sama setiap tahunnya,” ujar Thamrin.

Oleh sebab itu, kata dia,  langkah  persuasif harus dilakukan, yakni harus ada introduksi teknologi guna membantu atas ketidak mampuan dan ketidak tahuan masyarakat, tetapi setelah itu kita berikan sanksi yang berat kalau mereka masih tidak mau paham,” tukasnya.

Diakui Thamrin,  sumber air baku yang bagus memang jauh dari Kota Pontianak. “Untuk itu, memang harus ada kerja sama baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk bersama-sama mengentaskan persoalan tersebut,”  jelasnya. Ia pun mencontohkan Kabupaten Bengkayang sebagai daerah yang memiliki  sumber air baku yang jernih dan bersih.

Dilain sisi, Thamrin juga menghimbau untuk tidak mengkonsumsi air sumur bor  karena banyak mengandung zat besi. “Zat besi itu meracuni tubuh kita. Ciri air sumur mengandung zat besi adalah kalau kita sedot dia jernih tapi kalau kita biarkan beberapa detik akan muncul warna kuning dan lama kelamaan akan muncul di permukaan itu adalah zat besi yang beracun,” jelas mantan Dekan Fakultas MIPA Untan.

Untuk itu, lanjut Thamrin, untuk  keperluan mandi, cuci, kakus (MCK) ia  menganjurkan untuk tetap menggunakan air PDAM, kendati terasa asin/payau. “Kalau untuk sikat gigi dan minum beli lah air galon meskipun sedikit mahal,” saran Rektor Untan. (novi)

(dibaca 422 X)