Tidak Ada kejelasan Ganti Rugi Lahan, Pengurus Relokasi Zakia Datangi PT. CTBu

| Share on Facebook
pengurus relokasi zakia sei asam

Ket Foto : Sodik (tengah) didampingi Ismail (kiri) meminta penjelasan kompensasi lahan relokasi Sei Asam, KKR, Jumat (09/1)

LENSAKAPUAS, PONTIANAK –  Pengurus Kelompok Relokasi Zakia Desa Sungai Asam, Kecamatan Sungai Raya, Kubu RayaKPPS Pertanyakan Pemotongan Honor oleh KPUD KKR. Lanjut Baca ... », Kalbar, mendatangi kantor  perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Cipta Tumbuh Berbuah (PT. CTBu) di Pontianak, Jumat, 09 Januari 2015.

 “Kedatangan kami ke sini untuk mempertanyakan kejelasan ganti rugi lahan kami yang digarap  PT CTBu.  Luas lahan usaha relokasi yang digarap mereka sekitar 1500 hektar,” ungkap Sodik, ketua Kelompok Relokasi didampingi rekannya Ismail.

“Kami ingin memastikan, apakah sudah ada kompensasi dari perusahaan terhadap lahan kami, karena kami (pengurus) dianggap oleh anggota kelompok relokasi telah menerima kompensasi pelepasan lahan dari pihak perusahaan. Untuk itulah kami meminta penjelasan, kalau sudah diganti, kepada siapa menyerahkan? Karena sepeserpun kami tidak pernah menerima kompensasi. Kalau belum, bagaimana kejelasan selanjutnya dari pihak perusahaan?” sambung Ismail.

Atas aktifitas PT. CTBu tersebut, ia bermaksud untuk meminta manajemen perusahaan untuk segera menuntaskan dengan masyarakat. “Pimpinan lagi sibuk, kami juga pimpinan di sini, kalau ada yang mau disampaikan silahkan dibicarakan saja,” ujar dua 2 (dua) orang pria yang mengaku pimpinan PT. CTBu di ruang pintu masuk kantor perwakilan perusahaan perkebunan kelapa sawitSawit Kalbar Terkendala Tata Ruang dan Pelabuhan. Lanjut Baca ... » di Pontianak, salah satunya diketahui berprofesi sebagai Advokat di Kalbar.

Salah seorang dari mereka berdua, mulai sibuk mengotak atik hanphonenya dan menghubungi bagian hubungan kemasyarakatan (humas) perusahaan itu untuk menerima kehadiran Sodik dan Ismail. “Nanti sampaikan saja ke pak Pri,” pintanya.

Selanjutnya, kepada Sodik dan Ismail, Humas PT CTbu, Pri mengaku tidak mengetahui kalau ada persoalan operasional perusahaannya di lapangan.  “Kita berterimakasih kehadiran bapak-bapak, jadi kita tahu bahwa sebenarnya ada permasalahan di lapangan. Karena selama ini, laporan dari humas di lapangan tidak ada masalah. Kades pun begitu, mengatakan sudah beres semua,” ucap Pri.

Ia pun berjanji akan meneruskan informasi dan tuntutan tersebut kepada pimpinannya. “Nanti akan saya sampaikan kepada pimpinan, hasilnya nanti saya hubungi bapak-bapak,” janji Humas PT. CTBu. (Tim)

(dibaca 695 X)