Tiga Qoriah Sambas Dapat Bonus Rp 45 Juta

| Share on Facebook
Umi Kalsum, Lidiawati dan Sumaya Alhamsa didampingi   pengurus LPTQ Sambas usai menerima bonus

Umi Kalsum, Lidiawati dan Sumaya Alhamsa didampingi pengurus LPTQ Sambas usai menerima bonus

LENSAKAPUAS, PONTIANAK –  Tiga qoriah asal Sambas yang meraih prestasi di MTQ Nasional di Batam mendapat bonus Rp 45 juta dari Gubernur Kalbar. Ketiganya adalah Umi Kalsum, Lidiawati, dan Sumaya Alhamsa. “Kita sangat bangga atas bonus yang diberikan oleh Gubernur. Bonus Rp 45 juta terbilang besar. Itu menjadi motivasi besar bagi pembinaan kita di daerah,” kata Ketua Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Sambas, Ir H Hasanusi MM di sela-sela Rapat Koordinasi LPTQ se-Kalbar di Hotel Gajah Mada, Senin (29/12).

Menurut Hasanusi, tiga qoriah yang telah mengharumkan nama Kalbar di tingkat nasional itu sebagai bukti nyata dari hasil pembinaan selama ini. LPTQ Sambas memang terkenal intensif melakukan pembinaan qori-qoriah. Di samping itu, perhatian Pemkab Sambas terbilang besar. “Para juara saat MTQ Provinsi di Bengkayang saja, untuk juara I dikasih bonus Rp 27,5 juta, juara II Rp 10 juta, dan juara III Rp 5 juta. Kemudian, para dewan hakim dan para juara I qori-qoriah tingkat dewasa diberangkat umrah ke Mekah. Ini bagian dari perhatian cukup besar di Pemkab Sambas,” kata Hasanusi yang juga Asisten III Pemkab Sambas.

Pria asal Prapakan Pemangkat ini melanjutkan, bentuk binaan lain adalah dengan mengadakan pengajian Himpunan Qari-Qariah Hafiz-Hafizah (Hipqah) se-Kabupaten Sambas setiap bulan. Caranya bergiliran setiap kecamatan.

“Hal lebih penting lagi menggelar lomba atau MTQ secara berjenjang mulai tingkat kecamatan sampai kabupaten. Itu rutin kita lakukan. Apa yang kita dapatkan bagian dari hasil pembinaan tersebut,” ungkap mantan Kepala Bappeda Sambas ini.

Mantan calon Bupati Sambas ini menambahkan, prestasi yang dipersembahkan oleh tiga qoriahnya itu merupakan sebuah sejarah besar. “Ini bisa dikatakan sejarah besar buat LPTQ Sambas. Baru kali ini kita bisa mempersembahkan tiga juara untuk Kalbar di tingkat nasional. Semoga ini menjadi motivasi buat LPTQ Sambas untuk terus melakukan pembinaan,” tekadnya.

Ketiga qoriah yang telah mengibarkan bendera Akcaya di Batam itu adalah Umi Kalsum meraih juara II tingkat tilawah anak-anak. Ia mendapat bonus Rp 20 juta. Lidiawati meraih juara II tingkat catat netra dengan bonus Rp 15 juta. Sumaya Alhamsa meraih juara I tahfiz 1 juz maatilawah dengan bonus Rp 10 juta. Tiga srikandi tersebut semua berasal dari bumi Bubur Padas (julukan Kabupaten Sambas).

Sementara itu, Gubernur Kalbar diwakili Asisten I, Drs Sumarno M Si, bonus yang diberikan bentuk apreasi dari Pemprov Kalbar. “Orang yang telah mengharumkan nama Kalbar di tingkat nasional selayaknya mendapat bonus. Walau bonusnya tidak seberapa, namun itu bentuk perhatian tinggi dari Pemprov Kalbar,” katanya.

“Kami berharap, pembinaan mohon ditingkat lagi oleh seluruh LPTQ di Kalbar. Pemprov berusaha untuk memfasilitasi sesuai dengan kemampuan APBD. Sejauh ini, kami telah berusaha memberikan yang terbaik untuk LPTQ,” jelas Sumarno.

Sebelumnya, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setda Kalbar, Dra Hj Mahmudah mengatakan, perlu ada evaluasi untuk pembinaan qori-qoriah yang dilakukan oleh LPTQ. Untuk itulah perlu dilakukan Rapat Koordinasi (Rakor). Tujuannya untuk membicarakan berbagai kekurangan untuk diperbaiki.

“Saya yakin, dengan Rakor ini bisa membawa perubahan besar bagi pembinaan qori-qoriah. Harap dibicarakan segala kekurangan untuk diperbaiki. Bila ada kelebihan mohon ditingkatkan lagi. Harapan kami, setelah Rakor ini akan melahirkan banyak program untuk kemajuan LPTQ yang bisa mengharumkan nama Kalbar di tingkat nasional,” harap Mahmudah.

Tidak hanya pemberian bonus, Kesos Setda Kalbar juga memberikan sumbangan soundsystem wireless untuk seluruh LPTQ se-Kalbar. Dalam acara penyerahan sumbangan diwakili oleh LPTQ Kota Pontianak. Sumarno menyerahkan wireless kepada Ketua LPTQ Kota Pontianak, Drs Mulyadi.  (roj)

(dibaca 361 X)

None found.