TNI Perbatasan Amankan Gaharu dan Burung Kacer Illegal

| Share on Facebook
tni gagalkan

Satgas Pamtas Yonif Linud 501/BY serahkan BB Burung Kacer ke Balai Karantina Pertanian dan BB Gaharu Illegal kepada Polsek Entikong (Ft.Istimewa) 

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Komandan Waltis Satgas Yonif Linud 501/BYLetda Inf Puji Santoso di Pos Kotis Entikong, Kabupaten Sanggau, ketika melaksanakan pemeriksaan rutin di Jalan Lintas Malindo mendapati 1 unit kendaraan berplat Malaysia jenis Kenari QEE 5331 yang dikemudikan oleh Morshidi, Warga Malaysia yang beralamat di Jalan Merdeka Petra Jaya 93050 Kuching Sarawak Malaysia membawa kayu gaharu secara illegal sekitar 4 kg.

Hasil pemeriksaan, kayu gaharu illegal tersebut milik Darsono (32) warga Dusun. Seraung, Kayuara, Kec. Jelimpo, Kabupaten Landak, Kalbar. Rencananya, kayu gaharu itu akan dijual ke Malaysia, namun  tidak dilengkapi surat dan dokumen resmi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selanjutnya, barang buktiInteldim 1202/Skw Sita 36 Karung Bahan Peledak di Wilayah Perbatasan. Lanjut Baca ... » (BB) tersebut diserahkan oleh Pakum Satgas Pamtas Yonif Linud 501/BY ke  Polsek Entikong yang diterima Brigadir Meydianto KA SPKT Regu B Polsek Entikong.

 Sita Burung Kacer

Selain mengamankan gaharu illegal, dalam waktu yang sama, Senin (27/10), Satgas Yonif  Linud 501/BY juga berhasil mengamankan burung kacer sebanyak 75 ekor  (9 kardus), yang dibawa mengunakan kendaran Xenia Nopol. KB 1602 HQ yang dikemudikan oleh Muhammad Kadafi (29) yang beralamat di Dusun Rangkang, Sebalo, Kab. BengkayangWuih, Pengedar Narkoba Koq Bisa Bebas. Lanjut Baca ... » tanpa dilengkapi dengan surat maupun dokumen resmi. Burung kacer tersebut berasal dari Malaysia.

Pakum Satgas Yonif Linud 501/BY pun langsung menyerahkan barang bukti (burung kacer) kepada pihak Karantina Pertanian Entikong, melalui Drh. Meyrna Ikke Tri Nurany, selaku Medik Veteriner Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Entikong.

Editor : Alamsyah
Author : Kapten Didin S/Kaurmedmas Kodam XII/Tpr

(dibaca 527 X)

None found.