Tokoh Agama Kalbar Berkumpul di Kodam XII/Tpr

| Share on Facebook

LENSAKAPUAS, KUBU RAYA – Pangdam XII/ Tanjungpura mengelar silahturahmi Forum Kerukunan Umat Beragama Kalbar beberapa waktu lalu di Makodam XII/Tanjungpura untuk menyikapi pasca terjadinya insiden di Papua beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Staf Kodam XII/Tpr Brigjen TNI Aris ‎Martono di dampingi Asintel Kol Czi A. Rizal, Aster Kol Inf Jimy Watuseke, Kapendam Kol Inf Mukhlis dan Dandim 1207/BS Letkol Inf Zacky Ariestanto serta seluruh tokoh Agama yang ada di Kalbar.

Para tokoh agama yang hadir yakni Ketua PHDI Kalbar Ir. Putu Dupa Bandem , Ketua Matakin Kalbar Sutadi SH, Ketua I FKUB Kalbar Ignatius Lyong, Sekretaris PGIW Kalbar Pdt F. Deman Sukardi, Ketua MUI Kalbar KH Hasyim Dahlan, Ketua DPD Walubi Kalbar Pandita Kurniadi Darmara dan Perwakilan Keuskupan agung Pontianak P.Pius Barces.

Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Aris Martono menuturkan kegiatan ini untuk menyikapi sebagai langkah antisipasi kembali terulang insiden serupa di wilayah teritorial Kodam XII/Tanjungpura yakni di Kalbar dan Kalteng. Dalam kegiatan tersebut seluruh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalbar dan Kodam XII/Tpr sepakat untuk menjaga suasana yang kondusif, damai dan saling toleransi antar umat beragama yang ada di Kalbar. Pangdam XII/Tpr melalui Kasdam XII/Tpr menyampaikan bahwa Ketua MUI Kalbar KH. Hasyim Dahlan mewakili FKUB Kalbar yang ditandatangani oleh seluruh tokoh Agama yang ada di Kalbar mendeklarasikan kesepakatan bersama untuk saling menjaga dan toleransi terhadap kegiatan Agama serta menjaga situasi yang kondusif di Kalbar.

Ketika ditanya wartawan tentang langkah – langkah yang akan diambil oleh Kodam XII/Tpr untuk mengantisipasi kejadian serupa Brigjen TNI Aris Martono menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan ini akan disosialisasikan ke umat Agama masing-masing sampai ke akar paling bawah sehingga kerukunan antar umat beragama di wilayah Kodam XII/Tpr tetap terpelihara, selain itu kegiatan ini akan ditindak lanjuti ke Satuan bawah mulai dari Korem, Kodim dan Koramil dengan Babinsa sebagai ujung tombak di lapangan , ungkapnya.

Surat Kesepakatan Bersama Forum Kerukuna Umat Beragama (FKUB) Kalbar yang dibacakan oleh Ketua MUI Kalbar berisi sebagai berikut :

1. Tatanan kehidupan antar umat beragama di wilayah Kalbar sampai saat dinyatakan aman, damai dan kondusif.

2. Dityakinkan kepada masyarakat Kalbar bahwa tidak ada pernah ada muncul/timbul permasalahan antar Agama.

3. Tidak ada kaitannya permasalahan antar Agama yang ada di Tolikara dengan Tatanan kehidupan antar umat beragama di wilayah Kalbar karena masalah di Tolikara adalah Kasuistik.

4. Dihimbau kepada masyarakat Kalbar untuk tidak mudah terprovokasi atas informasi dan issue yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya baik dari perorangan maupun        dari media sosial.

5. Dihimbau kepada masyarakat Kalbar untuk meningkatkan toleransi antar umat beragama dan saling menghargai dalam kegiatan keagamaan masing-masing.

6. Masyarakat Kalbar dijamin oleh pemerintah dapat melaksanakan kegiatan agama sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing sesuai dengan Pasal 29 UUD 1945.

7. Keamanan dan ketertiban serta kedamaian antar umat beragama merupakan tanggungjawab kita bersam baik dari TNI/Polri dan segenap elemen masyarakat di wilayah Kalbar.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh seluruh tokoh Agama yang hadir yang terwadahi di FKUB Kalbar.

(dibaca 272 X)