Wah, Bos PT. Patogar Simaninggir Tukang Tipu ya?

| Share on Facebook

juntak bos developerLENSAKAPUAS, PONTIANAK –  Untuk kesekian kalinya, DeveloperKaki Tangan AK Aniaya Sariansyah. Lanjut Baca ... » PT. Patogar Simaninggir  yang berada di Jalan Dr. Sutomo No.47 Pontianak mengingkari janjinya untuk mengembalikan uang muka (DP) pembelian unit rumah yang telah dibayar konsumen sejak tahun 2012 silam.

Direktur PT. Patogar Simaninggir, Juntak pada Kamis (28/8) kemarin kembali membuat kesal dan kecewa puluhan konsumen yang hendak menagih janjinya untuk mengembalikan semua dana konsumen dengan berbagai alasan. Bahkan, ia berani mengumbar janji lagi di hadapan puluhan konsumen dan aparat Polresta PontianakPolresta Pontianak Gelar Perkara 332 Kasus. Lanjut Baca ... ».  “Beri kami kesempatan, tambahan waktu 2 bulan lagi untuk menyelesaikan semua tuntutan bapak-ibu,” pinta Juntak.

Konsumen yang sudah tidak percaya dengan janji-janji pengembang perumahan itu, tampak emosi mendengar ucapan Juntak. “Dasar penipu, kau ni Juntak dasar tukang tipu, bukan hanya ini, Si Juntak ini memang penipu, mulai masalah kayu, kayu gaharu, sekarang rumah lagi,” sergah Wanita paruh baya mengenakan dress bewarna merah dengan nada tinggi seraya menunjuk nunjuk ke arah Juntak.   “Kau ingat ndak sama saya masalah kayu dulu, kayu gaharu juga,” sambungnya dengan kesal.

Kepada konsumen, melalui perantara Kabag Ops Polresta Pontianak, Kompol Hujra Saumena, Juntak memberikan tiga (3) opsi. “Pertama, mengambil kembali uang DP yang sudah dibayar. Kedua, menempati rumah yang sudah dibangun, dan Ketiga, menunggu sampai bangunan selesai,” ucap Kompol Hujra menyampaikan pilihan yang disebut Juntak.

Terlanjur kecewa, semua konsumen yang hadir memilih opsi pertama. “Kami pilih opsi  pertama, kembalikan uang kami,” teriak konsumen nyaris serentak memecah suasana yang sudah panas di ruang tunggu Satreskrim.

Tidak ingin kecolongan, konsumen bersedia menunggu hingga 2 (dua) bulan kedepan, asalkan ada  berupa Jaminan barang/asset milik Juntak yang mempunyai nilai. “Udah berapa kali janji-janji terus, tapi sampai sekarang apa, omong kosong semua, kami mau ada jaminan yang bernilai, sertifikat rumah, mobil, atau apa saja yang bernilai. Kami bosan dijanjikan terus,” hardik salah seorang konsumen lain menimpali.

Ketika ditanya mengenai jaminan, Juntak diam seribu bahasa. Ia berdalih bahwa seluruh asset dan surat berharga yang ia miliki ada di pihak Bank. “Semua ada di Bank BTN,” kilahnya.

Pengakuan Juntak itu tidak serta merta dipercayai oleh konsumen. Sebab, menurut catatan yang dia (Juntak) miliki, dana yang terkumpul dari konsumen 1.400 orang konsumen mencapai angka fantastis, totalnya Rp21 Milyar.

Untuk segera mendapatkan solusi atas persoalan tersebut dan meyakinkan konsumen bahwa bos PT. Patogar Simanggir itu tidak melarikan diri, Kabag Ops, Kompol Hujra meminta 5 perwakilan konsumen yang dirugikan membuat laporan polisi resmi sebagai dasar penahanan Juntak. “Jadi, silahkan 5 orang buat laporan, supaya Juntak bisa kita tahan,” pinta Perwira Menengah Polisi kepada konsumen.  Jadi, selama penahanan di Polresta, kata dia, Juntak bisa mencari cara bagaimana supaya segera mengembalikan semua hak-hak konsumen.

Sebelumnya, penuturan salah satu konsumen yang berbincang dengan LensaKapuas, ada mendengar pengakuan perwakilan Direktur Pengembang, Ignatius Dhedy ketika di ruang penyidik reskrim yang mengatakan bahwa ada separoh dana berada ditempatnya. “Waktu itu, Dhedy bilang separoh dananya ada sama dia,” ucap konsumen wanita yang merugi Rp10 juta. (novi)

(dibaca 990 X)