Wali Kota Banjarmasin Ketua Komwil Apeksi Regional Kalimantan

| Share on Facebook

penanda-tanganan-naskah

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Pada Rapat kerja Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Wilayah Regional V Kalimantan, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina dikukuhkan sebagai ketua Korwil untuk masa bhakti 2016 – 2019, menggantikan posisi ketua periode sebelumnya Syaharie Dja’angoleh. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dewan Pengurus Apeksi, Airin Rahmi Diany dengan pembacaan Surat Keputusan Muskomwil V Apeksi Nomor 04/SK/MUSKOMWIL/APEKSI/X/2016 di Hotel Mercure Pontianak.  

Pada kepengurusannya nanti, Ibnu berharap Apeksi Regional Kalimantan khususnya, bisa lebih bergaung di kancah nasional. “Oleh karena itu isu-isu pembangunan perkotaan, khususnya infrastruktur, inovasi, sanitasi dan sebagainya menjadi persoalan-persoalan yang harus kita suarakan,” ujar dia.

Menurut Ibnu, pemerintah kota  adalah salah satu stakeholder pembangunan yang harus diperhatikan oleh pemerintah pusat. Masukan-masukan dari pemkot, kata dia, menjadi hal yang sangat penting dalam proses pembangunan nasional. “Best practicenya ada di kita. Kedepan, kita inginkan Apeksi Kalimantan bisa saling bersinergi dan tentu ini adalah kebersamaan kita semua,” harapnya. Ia pun memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya untuk menjabat sebagai Ketua Komwil V.

Ketua Dewan Pengurus Apeksi Airin Rahmi Diany  menuturkan, Raker tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan seluruh Komwil Apeksi yang ada di Indonesia. “Dalam Raker ini, ada beberapa rekomendasi yang akan disampaikan Apeksi ke Pemerintah Pusat untuk pelayanan publik yang lebih baik lagi. Alhamdulillah, sekarang sudah terpilih ketua baru, kita berharap dia bisa menjalankan tugas sebaik-baiknya dan memberikan manfaat untuk anggota Apeksi Komwil. Tak lupa kami sampaikan terima kasih kepada Wali Kota Samarinda yang sudah melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Ketua Komwil V,” kata Airin.

Wali Kota Tangerang Selatan ini menambahkan, ada beberapa hal yang pernah dan sudah disampaikan pihaknya dalam Musyawarah Nasional (Munas) maupun Rapat Kerja Nasional (Rakernas), salah satunya terkait dana bagi hasil yang terlambat ditransfer ke daerah khususnya wilayah Kalimantan. Termasuk infrastruktur yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, namun masyarakat menyampaikan keluhannya ke Wali Kota. “Ini tentunya akan jadi hal yang akan kita sampaikan, mudah-mudahan jadi bahan pertimbangan dan masukan bagi kementerian terkait,” imbuhnya.

Senada, Wali Kota Pontianak Sutarmidji pun berharap hal yang sama. Melalui Raker Komwil V tersebut, ia menginginkan adanya rekomendasi yang bisa menjawab beberapa permasalahan dalam tata kelola pemerintahan. Selain itu, inovasi-inovasi yang dilakukan satu daerah sah-sah saja ditiru oleh daerah lainnya. “Seperti Pontianak, inovasi yang telah kita buat sekarang, boleh saja ditiru oleh orang lain dan kita juga boleh menggunakan inovasi mereka,” kata Midji.

Dirinya berharap, 9 Wali Kota se-Kalimantan harus bisa memberikan kontribusi dalam menjawab setiap permasalahan tata kelola pemerintahan di Indonesia.

Adapun Susunan Pengurus Komwil V Apeksi masa bakti 2016 – 2019, yakni  Ketua Wali Kota Banjarmasin, Wakil Ketua I Wali Kota Tarakan, Wakil Ketua II Wali Kota Bontang, Asisten Administrasi Pemerintahan Kota Banjarmasin sebagai Sekretaris, Kepala Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Banjarmasin sebagai Bendahara dan seluruh Wali Kota se-Kalimantan sebagai anggota. (Sur/Red)

(dibaca 152 X)