Workshop PNPM Mandiri Perkotaan

| Share on Facebook

LENSKAPUAS, PONTIANAK – Direktorat Jendral Cipta karya Kementrian PU Melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Mandiri Perkotaan Oversight Consultant Region 3 KMW Provinsi Kalbar mengadakan kegiatan Workshop Media disalah satu hotel di Pontianak beberapa waktu lalu dengan mengusung tema “Meningkatkan Peran Strategis Media Dalam Penanggulangan Kemiskinan di Kalimanran Barat” kegiatan ini dilaksanakan di salah satu Hotel di Pontianak.

Dalam selayang pandang dijelaskan, PNPM Mandiri Perkotaan Program penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP),  telah dilaksanakan sejak Tahun 1999. Program tersebut  dimaksud sebagai suatu upaya pemerintah untuk membangun kemandirian masyarakat dan pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan.

Mempertimbangkan perkembangan positif P2KP, mulai tahun 2007 telah dirilis untuk mengadopsi P2KP menjadi bagian program PNPM Mandiri, oleh sebab itu sejak tahun tersebut PNPM mandiri P2KP diarahkan mendukung upaya Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pencapaian sasaran Milenium Development Goals (MDGs) sehingga tercapai pengurangan penduduk miskin sebesar 50 % di tahun 2015.

PNPM-MPK melihat penyebab kemiskinan penyebab tingkat 1 orang yang tidak baik dan murni, penyebab tingkat 2, institusi pengambilan keputusan yang tidak mampu menerapkan nilai-nilai universal kemanusian, penyebab tingkat 3 kebijakan yang tidak berpihak/adil, penyebab tingkat 4 yaitu politik yang tidak membuka akses kepada kaum miskin, kurang parsitipasi, ekonomi yang tidak memihak, tidak ada kesempatan, tidak ada akses ke sumber daya, sosial yang segretatif, marginalisasi, internalisasi, budaya miskin, fisik, lingkungan kumuh, illegal, dan lain sebagainya.

Jawaban PNPM-MPK intervensi PNPM MP yaitu dengan pencarian orang yang baik dan murni. Kemandirian masyarakat dalam menanggulangi kemiskinan, masyarakt memperoleh akses untuk berpartisipasi dalam pembangunan, sistem ekonomi yang mengakomodasi kepentingan masyarakat miskin, dergredasi sosial dan marginalisasi berkurang, ketersediaan sarana prasarana yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat miskin.

Selanjutnya dijelaskan, untuk strategi penanggulangan kemiskinan PNPM-MP adalah melalui perubahan sosial perbaikan sikap maupun perilaku cara pandang prinsip dan nilai luhur, wadah/lembaga untuk sinergi lembaga yang representatif dan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat, serta memiliki program rencana kegiatan mencerminkan tridaya, aplikasi rencana kegiatan semata untuk penanggulangan kemiskinan, program chaneling belajar meraih sumberdaya di sekitar, kemitraan masyarakat – pemerintah daerah, belajar bersinergi dengan pemerintah, dan pembangunan wilayah terpadu pembangunan fisik lM. (novi)

(dibaca 509 X)