Bupati Landak Karolin Langsung Kerja

| Share on Facebook
DSC_7385

Caption Foto : Serah Terima Jabatan Penjabat Bupati Landak Ir. Jakius Sinyor kepada Bupati Landak Terpilih dr. KarolinKarolin MN Potensi Calon Tunggal di Kab.Landak. Lanjut Baca ... » Margret Natasa, masa jabatan 2017-2022  di gedung DPRD Landak, Rabu (24/5). Ft. Ist

LENSAKAPUAS, PONTIANAK  – Bupati Landak dr. Karolin Margret NatasaISSI Kalbar Agendakan 4 Event Besar. Lanjut Baca ... » bersama Wakil Bupatinya Herculanus Heriadi, memenuhi janjinya setelah di lantik kemudian serah terima jabatan akan langsung bekerja.

Karolin dan Heriadi usai serah terima jabatan dengan Penjabat Bupati Landak Jakius Sinyor yang disaksikan Guernur Kalbar Cornelis, pada rapat paripurna istimewa DPRD tentang Serah Terima Jabatan Penjabat Bupati Landak kepada Bupati Landak Masa Jabatan 2017-2022 dan Pidato pertama Bupati Landak masa Jabatan 2017-2022, di Gedung DPRD Landak, Rabu (24/5), langsung mengumpulkan kepala Satuan Kerja Perangkat daerah Kabupaten LandakKarolin MN Potensi Calon Tunggal di Kab.Landak. Lanjut Baca ... », untuk rapat internal di Kantor Bupati Landak, “Setelah sertijab ini kita langsung rapat dengan para Kepala SKPD Kabupaten Landak, kita langsung bekerja,” ujar dr. Karolin, disela-sela ramah tamah sertijab di Aula kantor DPRD Landak.

Hadir dalam Rapat paripurna tersebut, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar Ny. Frederika Cornelis, Para Kepala SKPD Provinsi Kalbar dan Kabupaten Landak, Forkopinda Landak, KPUD Landak, Panwaslu Provinsi Kalbar, dan tamu undangan lainnya.

dr. Karolin dalam pidato pertamanya mengungkapkan bahwa beragam persoalan yang dihadapi Kabupaten Landak seperti kemiskinan, infrastruktur, sumber daya manusia yang masih perlu ditingkatkan, “Menghadapai ini, kita carikan solusi yang lebih baik, kita harus memiliki kesadaran sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka melalui visi dan misi yang disusun diupayakan agar selaras dengan program prioritas pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.” ujar Mantan Anggota DPR RI peraih suara terbanyak se-Indonesia itu.

Menurut Karolin, program untuk membangu  Landak sangat sederhana, yakni bagaimana membangun manusia di Kabupaten Landak, membangun generasi masa depan yang lebih baik dari hari ini.

Karolin juga menegaskan tidak akan membentuk tim singkronisasi seperti di Jakarta, karena sesuai aturan bahwa APBD yang hari ini berjalan adalah APBD yang sudah ditetapkan oleh Penjabat Bupati bersama DPRD Landak, kami hanya menjalankannya, “Tidak ada Ibu Bupati mau ngacau-ngacau APBD,” tegas Ibu dua anak itu.

Untuk mendukung tercapainya visi dan misi, Karolin mengatakan bahwa pelayanan publik yang berada terdepan dalam pelayanan publik sehari-hari misalnya Puskesmas, Rumah Sakit dan Dukcapil ini akan menjadi perhatian khusus agar pelayanannya kepada masyrakat terus dibenahi. Karolin juga mengingatkan agar masyrakat Kabupaten Landak untuk tidak mudah percaya dengan berita-berita hoax dan membroadcast pesan atau informasi yang tidak jelas asal usulnya dan diingatkan orang nomor satu di Kabupaten Landak itu agar Camat tidak boleh meninggalkan tempat lama-lama pada situasi seperti ini.

Pada kesempatan itu, Karolin juga berpesan agar seluruh masyrakat Landak brrsmaa mereka berdua bergandengan tangan mrmbangun Kabupaten Landak agar lebih maju. “Saya dan Bapak Wakil Bupati tidak mungkin bekerja sendirian, pesta demokrasi sudah selesai dan pemenangnya adalah rakyat Kabupaten Landak, mari kita bersama-sama bergandengan tangan membangun Landak.” ujar Istri dr. Adi Nugroho itu.

Sementara itu, Gubernur Cornelis berharap kepada Bupati Landak agar menjalankan APBD yang sudah ada, jika mau melakukan perubahan silakan pada perubahan APBD . “Kerjakan RPJMD, Kepala Bapeda silakan dipanggil agar bisa menuangkan dalam visi misi setelah jadi maka dituangkan dalam Peraturan daerah.” ujar Cornelis.

Demikian juga dengan Pegawai Negeri Sipil yang ada disini segera disiplinkan berikan tanggung jawab. “Jalin kerjasama yang baik dengan DPRD. Jangan ada timbul konflik.” ujar Cornelis. (humas/red)

(dibaca 158 X)