Cornelis Buka Diklat Pelaporan Keuangan

| Share on Facebook

IMG-20170307-WA0005

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Kementerian Dalam Negeri menggelar Diklat Teknis Administrasi dan Diklat Teknis Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan Berbasis Akrual. Kegiatan yang diikuti 60 peserta tersebut dibuka Gubernur Kalimantan Barat Cornelis di Mercure Hotel, Jalan Ahmad Yani Pontianak, Senin (6/3).

Dalam sambutannya, Cornelis berharap melalui diklat tersebut, 8 kabupaten/kota yang belum mendapat WTP selanjutnya bisa membuat laporan keuangan daerah menjadi semakin baik sesuai SAP yang sudah diatur dalam undang-undang, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah Berbasis Akrual pada Pemerintah Daerah.

“Melalui Diklat seperti ini, diharapkan administrasi keuangan betul, administrasi pemerintah kabupaten atau kota betul, WTP Penting, mencerminkan anda bisa mengelola keuangan atau tidak, walaupun itu bukan satu-satunya tujuan,”  pinta Cornelis.

Selain itu kata dia, prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan menjadi salah satu faktor yang tidak kalah penting. Mantan Bupati Landak itupun menghimbau kepada peserta Diklat agar tidak mudah terpengaruh untuk menyalahgunakan laporan.

“Karena sepandai apapun menyusun laporan keuangan dengan berpedoman kepada undang-undang, namun pada prakteknya mmenyalahgunakan kewenangan maka akan sia-sia pengabdian yang sudah berjalan puluhan tahun,” tukas dia.

Lebih jauh Mantan Camat Menjalin itu mengatakan, sekarang semua sasaran pembangunan ada di pedesaan, sesuai Nawacita Presiden Joko Widodo, yakni membangun dari pinggiran, sehingga sistem administrasi yang baik juga menjadi salah satu yang harus dilaksanakan sampai tingkat Desa.

“Dengan adanya pelatihan ini, administrasi desa, administrasi pemerintah daerah harus sesuai dengan teori administrasi. Menyangkut Perencanaan, Pengorganisasian, pelaksanaan, dan Kontrol serta Evaluasi. Jangan sampai Kepala Desa tidak tahu administrasi desa, ” tegas Cornelis.

Usai pembukaan, Gubernur Kalbar Cornelis selanjutnya mengalungkan tanda pada peserta diklat Kementerian Dalam Negeri dan bertukar cinderamata antara Pemprov Kalbar dan Kemendagri Regional Bandung.  (humasprov)

(dibaca 128 X)