Jambatan Penyebrangan Belitang Hulu – Balai Sepuak Mulai Rapuh

| Share on Facebook
jembatan
Foto: Kondisi jembatan Belitang Hulu – Balai Sepuak. (ft.joy)

 

Camat Pinta Perusahaan Segera Perbaiki

LENSAKAPUAS, SEKADAU – Pemilik kendaraan roda empat di Kecamatan Belitang Hulu Kabupaten Sekadau terancam tidak bisa mengoperasikan armada milik mereka. Pasalnya, satu-satunya jembatan yang menjadi penghubung ke kawasan perkotaan, perkantoran, dan sekolah di wilayah tersebut mulai rapuh serta rawan ambruk.

Bani, salah satu tokoh masyarakat setempat mengungkapkan, jembatan penyeberangan sungai Belitang dengan panjangnya kurang lebih 150  meter itu mulai rusak. Jembatan yang menjadi penghubung ke beberapa desa yang ada di wilayah Kecamatan Belitang Hulu, diantaranya Desa Entabuk Hulu, Terduk Dampak, Pakit Malau, Mengaret, Bukit Rambat, Entabuk Hulu dan Desa Sungai Antu tersebut, besi jembatan sudah berkarat dan lantai kayunya mulai lapuk. Bahkan ada yang sudah patah.

“Kalau dilalui mobil tentu sangat mengkuatirkan. Sering kendaraan yang lewat terperosok di antara deretan kayu alas jembatan. Sudah ada beberapa motor yang terperosok karena alas lantai kayu ada yang patah,” ungkap Bani selasa (5/4).

Jika sampai jembatan ambruk, lanjut Bani, warga di beberapa desa akan kesulitan mengakses ke wilayah kota kecamatan atau ke Kabupaten Sekadau. Padahal hampir sebagian  anak sekolah SMP Negeri 1 setiap hari berangkat dan pulang sekolah melewati jembatan itu. Terlebih, jalur perekonomian warga setempat akan terhambat akibat jambatan rapuh yang rawan jika dilalui kendaraan dalam muatan banyak.

Kendati ada jalur alternatif, namun hanya bisa dilalui kendaraan roda 2. Warga lebih memilih melewati jembatan utama itu dengan beberapa alasan, seperti diungkap salah satu pelajar SMP 1 Negeri Belitang Hulu yang enggan menyebut identitasnya. “Ada jalan  lain, lewat jembatan gantung, cuma jauh. Hanya bisa dilewati motor saja, tetapi lewat jembatan ini terasa dekat, jalan pintas,” ucapnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH. M.Si yang juga putra asli Balai Sepuak membenarkan kerusakan jambatan besar penyebrangan sungai Belitang Balai Sepuak itu, sehingga perlu ditangani segera. “Sudah perlu diperbaiki, jambatan itu sudah jadi tanggung jawab PT. Grend Utama Mandiri (GUM) Belitang Hulu” kata Aloy Singkat.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Belitang Hulu, Yapet Simon, S.H. melalui telepon genggamnya mengatakan bahwa pemerintah Kecamatan Belitang Hulu sudah menghubungi pihak perusahaan PT. GUM untuk segera melakukan perbaikan jambatan tersebut. “Pemerintah kecamatan sudah lama kasi tahu pihak perusahaan GUM untuk segera ada perbaikan. Memang sudah ada material papan numpuk beberapa bulan lalu, namun pelaksana pekerjaan sampai saat ini belum dilakukan,” ujar Yapet Simon, Selasa (5/4/2016).

Camat berharap, sebelum ada korban jiwa, jembatan Belitang Hulu yang menjadi satu-satu akses yang bisa dilalui kendaraan roda 4 itu agar segera dilakukan perbaikan. “Kondisi jambatan sudah banyak rapuh, papan alas jambatan banyak yang patah dan sudah lepas dari paku, bahaya bagi penguna yang melintasinya. Sebelum ada korban jiwa, kita harapkan secepatnya bisa diperbaiki oleh perusahaan yang bertanggung jawab,”  pinta Camat Yapet Simon. (Joy/red)

(dibaca 433 X)