Jelang Purna Bhakti, KPT Pontianak Lantunkan Lagu Daerah Manado

| Share on Facebook
Menyanyi Polopakita Sayang

Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak Basuki Darmo Sentono, melantunkan lagu polo pa kita sayang di depan Gubernur Kalimantan Barat Drs. CornelisDianggap Fitnah, Gubernur Kalbar Lapor Balik Jinku Ke Polisi. Lanjut Baca ... », MH dan tamu undangan, pada acara Purna Bhakti Basuki Darmo Sentono di Aston Hotel Ballroom Pontianak, Senin (30/5).

LENSAKAPUAS, PONTIANAK – Lagu ‘Polo pa Kita’ menjadi lagu pilihan yang dilantunkan Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak, Basuki Darmo Sentono, menjelang purna bhaktinya. Lagu tersebut hikmad di hadapan Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH. dan tamu undangan yang terdiri dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kalimantan Barat di Ballroom Aston Hotel Pontianak, Senin (30/5).

Basuki mencurahkan rasanya ketika memasuki purna bhakti sebagai penegak keadilan di Indonesia melalui Lagu Manado ini bercerita tentang sepasang kekasih yang karena sesuatu hal harus berpisah. Berpisah dalam lagu Polo pa kita ini mempunyai arti berpisah sementara, bukan untuk selamanya. Nah, saat lagu ini dinyanyikan, adalah saat terakhir karena besok harinya si penyanyi akan pergi. Pergi karena Basuki masuk masa pensiun dan tidak lagii menjadi Pegawai Penegak Keadilan di Indonesia. Bagi Pria asal Yogyakarta itu, sulit baginya dan keluarga meninggalkan Pontianak, yang sudah begitu akrab, “2,5 tahun di Kalbar, saya merasa kerasan di pontianak, tapi karena panggilan purna bakti, maka saya harus melepaskan.  37 tahun 6 bulan, saya sudah mengabdi di lembaga ini,” ungkap Basuki berkaca-kaca. Basuki sendiri meminta maaf secara pribadi jika ada kesalahan kekhilafan selama bertugas di Kalimantan Barat.

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak Drs. H. Panusunan Harahap, ketua MA RI Hatta Ali telah berkenan menghadiri wisuda purna bhakti di aula pengadilan tinggi Pontianak beberapa hari ke depan. Panusunan juga menjelaskan, Basuki per-31 Mei 2016 masuk Purnabhakti karena sudah masuk usia pensiun 67 tahun, dan dirinya akan kembali ke Yogyakarta. Basuki Darmo Sentono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pengadilan Tinggi Ambon, setelahnya mendapat mandat dari Mahkamah Agung untuk memimpin Pengadilan Tinggi Pontianak, Kalbar sejak 8 Desember 2015 dan berakhir 31 Mei 2016 karena pensiun. Basuki menggantikan, I Made Ariwangsa, S.H. M.H. yang sebagai Kepala Pengadilan Tinggi Samarinda, Kaltim.

Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH, mengungkapkan, selama bertugas di Kalimantan Barat, Sekiranya pernah terjadi perbedaan pandangan ini merupakan dinamika tugas agar tidak menjadi catatan dalam hati. “Saya secara pribadi mohon maaf selama berteman menjalankan tugas di Kalbar maklum saya ini manusia biasa, yang kurang itu pasti banyak, secara pribadi saya mohon maaf. Bapak sudah sampai puncak karier. Kalau kami minta saran nasehat tolong diangkat teleponnya,” ungkap Cornelis.

Cornelis pun mengatakan, pelaksanaan tugas sebagai penegak keadilan era reformasi menuntut ketelitian serta keterbukaan informasi ke semua pihak khususnya bagi pencari keadilan. Sehingga para penegak keadilan tidak menutup diri terhadap transparansi atau keterbukaan dan selalu bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas, “Mewujudkan masyarakat Kalimantan Barat yang beriman, Sehat, Cerdas, Aman, Berbudaya dan Sejahtera perlu didukung penegakan hukum yang adil di daerah sehingga akan bermuara terciptanya negara yang dapat melindungi hak-hak warga negaranya,” pungkas Cornelis. /red

 

(dibaca 263 X)