Ketum Parmusi: Perlu Adanya Sekolah Untuk Anak Rohingya

| Share on Facebook

Parmusi-di-kamp-penampunganLENSAKAPUAS, LANGSA – Dewan Pengurus Pusat Persaudaraan Muslimin Indonesia (DPP Parmusi) memikirkan keberlanjutan pendidikan bagi ratusan anak Rohingya yang berada di kamp penampungan di tiga kabupaten/kota di Aceh. Hal ini dikatakan Ketua Umum DPP Parmusi Usamah Hisyam, Jum’at (29/5) di Harun Square Hotel Lhokseumawe sesaat sebelum melakukan kunjungan ke tiga titik penampungan pengungsi asal Myanmar dan Bangladesh di Kuala Cangkoi, Bayeun dan Kuala Langsa.

Menurutnya, pendidikan anak-anak muslim Rohingya selama di kamp pengungsian harus difikirkan agar mereka bisa belajar minimal mempelajari ilmu agama Islam. “Penting pendidikan anak pengungsi. Parmusi berfikir untuk mendirikan sekolah bagi mereka,” kata Usamah.

Laporan yang ia terima tentang kondisi ratusan anak di kamp penampungan selama ini tidak adanya pendidikan. terlebih, lanjut Usamah, selama di negaranya akses pendidikan memang menjadi barang langka bagi anak-anak muslim Rohingya.

Pihaknya berupaya untuk membangun sekolah kepada anak-anak Rohingya itu. “Sepertinya anak-anak butuh pendidikan selama berada di penampungan,” ujar dia.

Usai berbincang sejenak dengan awak media, Usamah Hisyam beserta rombongan DPP Parmusi mengunjungi tiga titik posko penampungan pengungsi. Tujuan pertama adalah kamp penampungan Kuala Cangkoi yang hanya butuh 1 jam perjalanan darat dari Lhokseumawe.

“Sebagai umat muslim kita berkewajiban untuk membantu sesama yang sedang dilanda prahara terlebih muslim Rohingya ditindas di negaranya,” ungkap Usamah Hisyam saat berada di kamp Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, Jum’at pagi.

Dikatakan, Parmusi sebagai organisasi Islam merasa terpangil untuk mengulurkan tangan meringankan beban mujahirin asal Myanmar dan Bangladesh yang terdampar di Aceh sejak Minggu (10/5) lalu.

“Bantuan yang disalurkan Parmusi meliputi beras, minyak goreng, pakaian, jilbab, Alqu’an dan lainnya dengan jumlah total sebesar Rp 100 juta,” sebut Usamah dihadapan para pengungsi, petugas posko penampungan dan sejumlah awak media yang hadir.

Usamah juga mengimbau kepada seluruh umat muslim Indonesia untuk membantu saudara seiman asal Myanmar dan Bangladesh. Begitu juga pemerintah jangan merasa terbebani dengan adanya pengungsi itu.

“Pemerintah jangan lagi berkata dibebani dengan para pengungsi. Umat muslim hari ini sudah menunjukan kepeduliannya. Jika pemerintah tidak mampu, maka muslimin Indonesia siap membantu muslim Rohingya ini,” tandasnya.

Mantan anggota DPR RI itu juga berjanji akan berkunjung kembali ke Aceh untuk memastikan ketersediaan logisitik bagi seribuan pengungsi di empat titik penampungan terkait kebutuhan berbuka puasa dan sahur saat bulan suci ramadhan mendatang.

Sekitar 1 jam berada di Kuala cangkoi, rombongan melanjutkan perjalan menuju kamp penampungan Bayeun Kabupaten Aceh TimurMTQ ke-32, Aceh Timur Ikut Pawai Ta’ruf dan Mobil Hias. Lanjut Baca ... ». Disini, Parmusi juga menyerahkan bantuan yang sama seperti di Kuala cangkoi.

Usai shalat Ashar, DPP Parmusi beserta rombongan tiba di kamp penampungan Kuala Langsa. bantuan serupa juga diserahkan kepada 677 orang pengungsi asal Myanmar dan Bangladesh. (Alam/PZ)

(dibaca 760 X)