Pangdam XII/Tpr Sambangi Posko Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Karhutla Kalbar

| Share on Facebook

photo_2016-08-20_10-08-21

LENSAKAPUAS, PONTIANAK –  Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNIKasdam Lepas Yonif 132/Bima Sakti. Lanjut Baca ... » Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., Ph.d. didampingi Kepala Staf Kodam XII/Tpr Brigjen TNI Ahmad Supriyadi, Asisten Operasi Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf M. Muchidin, Komandan Kodim 1207/BS Kolonel Inf Jacky Ariestanto dan Waka Topdam Letkol Ctp Verlos mengunjungi Pos Komando Siaga Darurat Penangulangan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan Dan Lahan Provinsi Kalimantan Barat tahun 2016 bertempat jalan. Adi Sucipto No. 50. Pontianak, Jum’at (19/08/2016) malam.

Kedatangan Pangdam bersama rombongan disambut langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Ka BNPB) Prov Kalbar  T.T.A Nyarong beserta Kepala Bambang Hagiyono Prov Kalbar Bambang Hagiyono.

Pangdam mengingatkan seluruh Instansi yang terkait untuk saling bersinergi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan ada di wilayah Prov Kalbar, begitu juga Hot Spot yang ada agar selalu memonitor siap selalu dan langsung mencari titik api supaya titik api tidak melebar dan membesar ke wilayah lainnya.

Selain itu Pangdam juga menyampaikan untuk mengaktifkan pelaksanaan Satgas Darat,  membuat hujan buatan, serta Patroli Helly, Water Bom agar semua api cepat padam, tambahnya .

“Saya berharap BMKG dapat data yang update dengan disamakan alat yang kita gunakan dan laksanakan temu cepat dimana titik api tersebut berada, dengan di perbantukan TNI dan Polri menuju sasaran untuk kita memonitor seluruh wilayah Kalimantan”, ujarnya

Pangdam menjelaskan dengan bantuan yang masih kurang memadai untuk memonitoring seluruh wilayah Kalimantan, untuk pelaksanaan telebih dahulu pemadaman api yang berlangsung di wilayah Kubu Raya dan sekitarnya guna mencegah terhambatnya jadwal penerbangan di Bandara Supadio Pontianak hingga terwujudnya nanti alat yang memadai untuk melaksanakan pemadaman api secara keseluruhan wilayah Kalimantan.

(dibaca 225 X)