PT. PNM Cabang Kalbar Tata Ulang Pola Pembinaan UMKM

| Share on Facebook

pnm

Edi KamtonoEdi Kamtono Optimis Menang Satu Putaran. Lanjut Baca ... » : Pemkot Dukung Sapras Berupa Mesin Packing

LENSAKAPUAS, PONTIANAKEdi Kamtono Optimis Menang Satu Putaran. Lanjut Baca ... » Untuk membangkitkan perekonomian pelaku usaha UMKM, PT. Permodalan Nasioanal Madani (Persero) pada Selasa (06/04) kemarin mengadakan kegiatan Gathering di Hotel Star Pontianak. Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil WalikotaEdi Kamtono Optimis Menang Satu Putaran. Lanjut Baca ... » Pontianak Ir. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T.

Ketika sambutan, Edi Kamtono atas nama Pemkot Pontianak menyambut baik atas penyelenggaraan kegiatan itu. “Melihat kondisi perekonomian yang real di Kalbar pada saat ini, khususnya di Kota Pontianak, ini menjadi persoalan kita bersama,” ucap Wakil Walikota.

Untuk membangkitkan perekonomian para pelaku usaha mikro yang ada, lanjut Edi, pihaknya akan berupaya melakukan peningkatan sarana prasarananya. “Salah satunya adalah mesin untuk packing hasil dari home industri rumahan,” sebutnya.

Menurut dia, yang paling menonjol saat ini di Kota Pontianak adalah warung kopi, cafe, dan beberapa usaha lainnya “Makanya Pemkot memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha mikro dalam hal perizinan usaha,” tutur Edi Kamtono.

Selain itu, sambung dia, pelaku usaha harus bisa membaca pangsa pasar yang lagi digandrungi oleh masyarakat. “Para pelaku usaha harus bisa bersinergi dengan pemerintah ataupun stakeholder yang ada demi menyatukan persepsi. Kalau ada permasalahan, bisa diselesaikan dengan cara duduk satu meja,” harapnya.

Pimpinan Cabang PT. Permodalan Nasional Madani Kalbar Indrajaya, S.E. menjelaskan, tujuan pihaknya menyelenggarakan kegiatan Gathering bersama pelaku UMKM itu dalam rangka mempererat silatuhrahmi. “Ini sebagai bentuk pendekatan kami dengan para pelaku usaha UMKM yang ada di Kalbar, khususnya yang ada di Kota Pontianak,” ujar Indrajaya.

Dikatakan Kacab PT. PNM Kalbar itu, jumlah mitra binaan PT. PNM yang tersebar di 2 cabang, yaitu Kota Pontianak dan Kabupaten Sintang sekitar 3.000 an orang. “Berasal dari berbagai jenis kegiatan usaha. Melalui kegiatan ini diharapkan agar mereka bisa mengembangkan usahanya dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tandas Indra. (Syaiful)

(dibaca 339 X)