UPB Pontianak & UPH Jakarta Gelar Seminar Nasional & Teken MoU

| Share on Facebook

IMG_20151026_093253

LENSAKAPUAS, PONTIANAKEdi Kamtono Optimis Menang Satu Putaran. Lanjut Baca ... » – Universitas Panca Bhakti Pontianak mengadakan kegiatan Seminar Nasional tentang pilkada serentakKarolin MN Potensi Calon Tunggal di Kab.Landak. Lanjut Baca ... » serta penanda tanganan nota kesepahaman antara pihak UPB dengan Universitas Pelita Harapan Jakarta (UPH),seminra bertemakan “Pelaksanaan Pilkada Srentak Dalam Rangka Mewujudkan Pilkada Yang Berintegritas”,yang bertempat di Hotel Mercure Pontianak,dibuka secara resmi oleh Kepala Kesbangpol Kalbar Aliuk S.Pd.Msi

Dekan Fakultas Hukum UPB Yenny AS,SH.MH usai pembukaan mengatakan bahwa kegiatan tersebut terlaksana atas dukungan serta kerjasama yang baik selama ini dengan semua pihak, khususnya dengan Univesitas Pelita Harapan Jakarta. “Dalam kesempatan yang baik ini pula kami sangat mengapresiasi sekali atas perkenannya dalam membangun kerjasma antar akademis ini sehingga pada tingkat Perguruan Tinggi khususnya pendidikan tinggi hukum,” ujar Yenny.

Kerjasama yang baru saja ditandatangani antara Fakultas Hukum UPB dengan UPH Jakarta itu adalah salah satu upaya mengoptimalkan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilandasi oleh prinsip kemitaraan antara kedua belah pihak, sehingga kelak bisa memberikan kontribusi yang positif bagi pemangku kepentingan.

Dikatakan Yenny, bahwa terkait seminar nasional dalam rangka menyongsong pelaksanaan pilkada serentak mendatang, dilandasi sebuah pemikiran bahwa pemilihan kepala daerah merupakan wujud nyata dari suatu pesta demokrasi. “Ini guna memberi kesempatan kepada setiap warga negara yang baik dalam memberikan haknya dalam memilih figur calon kepala daerahnya masing-masing. Sebagaimana kita ketahui, penyelenggaraan suatu pesta demokrasi itu tidak memakan biaya yang sedikit,” tutur dia.

Maka dari itu Yenny meminta kepada semua elemen masyarakat, pemerintah serta para calon kepala daerah untuk menghindari Money Politic (politik uang), karena hal itu sangat merugikan semua, terutama bagi masyarakat. Dengan praktek money politik, kedepannya akan sangat sulit mendapatkan seorang pemimpin yang berintegritas.

Yenny pun berharap dalam pelaksanaan pilkada serentak nanti, akan berjalan dengan lancar, jurdil, transparan sehingga dapat menghasilkan seorang kepala daerah yang bisa memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin serta berguna dalam mengembangkan daerah yang sedang ia pimpin dan penuh jiwa integritas yang sangat tinggi, harapnya. (Syaiful)

(dibaca 283 X)